Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2014

Meski Kesenjangan Sosial Selalu Ada, Pendidikan Tidak Pernah Membedakan Kelas

Pandemik Covid-19 yang entah kapan ujungnya berdampak ke segala aspek, termasuk pendidikan. Pembatasan jarak sosial pun mengharuskan kampus melaksanakan perkuliahan secara daring, sistem perkuliahan yang mungkin tidak asing ditelinga kita sejak dulu, namun banyak dari kita yang tidak siap baik secara psikologi maupun secara fasilitas. Salah satu ketidaksiapan itu terlihat dari kita yang mungkin awalnya kebingungan menggunakan beragam platform pertemuan daring, lalu kemudian terjebak dalam fase "kecanduan". Karena perubahan yang tiba-tiba inilah, berbagai kampus mengeluarkan kebijakan-kebijakan baru demi mengadaptasi sistem perkuliahan daring yang diharapkan dapat memudahkan baik pengajar maupun mahasiswa. Ada yang membuat kebijakan sekadar berupa aturan-aturan pelaksanaan, ada pula yang langsung memberikan kebijakan berupa solusi atau aksi nyata misalnya memberikan subsidi kuota internet kepada mahasiswa. Tapi apa pun itu, yang namanya kebijakan, pasti ada pro dan kontra dari

Poster

Wajar saja jika foto-foto ini tidak memiliki kualitas bagus karena hanya dibuat melalui Ms.Word 2010 yang kemudian berhasil di simpan menjadi file png setelah beberapa proses. Semua berawal dari tugas mata kuliah Speaking II yang diberikan oleh Mr. Ron setahun lalu and It's all about Makassar. Entah masih tertempel di American Corner Universitas Hasanuddin atau sudah dicabutin. Pergerakan Nasional Budi Utomo Religious Freedom in Indonesia Liquid Makassar Makassar Museum Sexual Harassment in Indonesia Traditional Market vs Modern Market

Januari

Mencoba menggerakkan tangan sendiri :) Januari telah berakhir sejak beberapa hari lalu, tapi entah apa yang mendorongku untuk menulis tentang dirinya. “Bulan Janda”, begitu disebutkan oleh salah seorang di kampungku. Manusia bugis dengan berani mengatakannya. Berharap itu bukan doa, hanya suatu istilah lain untuk menyebut bulan Januari. Ada banyak cerita yang bisa dikisahkan sepanjang januari. Tentang angin, air, udara, dan tanah, atau tentang seekor semut yang meninggal tertindas truk. Namun kekuatan perut manusia lebih kuat dari pada ingatan. Januari, bulan berlimpah buah. Saya masih ingat dua minggu awal januari saya habiskan di kampung. Januari menyuguhkan berbagai macam buah baik yang didapatkan di kebun maupun di pohon buah samping rumah yang dimanfaatkan sebagai pohon pelindung. Buah mangga yang beragam, muda maupun yang masak, buah nanas, kelapa muda, rambutan, durian, dan buah lainnya. Januari menjadi berkah bagi pecinta buah, juga bagi mereka yang senang diet.