Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Meski Kesenjangan Sosial Selalu Ada, Pendidikan Tidak Pernah Membedakan Kelas

Pandemik Covid-19 yang entah kapan ujungnya berdampak ke segala aspek, termasuk pendidikan. Pembatasan jarak sosial pun mengharuskan kampus melaksanakan perkuliahan secara daring, sistem perkuliahan yang mungkin tidak asing ditelinga kita sejak dulu, namun banyak dari kita yang tidak siap baik secara psikologi maupun secara fasilitas. Salah satu ketidaksiapan itu terlihat dari kita yang mungkin awalnya kebingungan menggunakan beragam platform pertemuan daring, lalu kemudian terjebak dalam fase "kecanduan". Karena perubahan yang tiba-tiba inilah, berbagai kampus mengeluarkan kebijakan-kebijakan baru demi mengadaptasi sistem perkuliahan daring yang diharapkan dapat memudahkan baik pengajar maupun mahasiswa. Ada yang membuat kebijakan sekadar berupa aturan-aturan pelaksanaan, ada pula yang langsung memberikan kebijakan berupa solusi atau aksi nyata misalnya memberikan subsidi kuota internet kepada mahasiswa. Tapi apa pun itu, yang namanya kebijakan, pasti ada pro dan kontra dari

Antigone, a classical Greek tragedy

Belakangan ini saya senang mencari-cari kenangan, menertawai foto-foto maba pada buku angkatan, juga membuka kembali kertas-kertas fotokopian yang tertumpuk semasa kuliah. Kudapati beberapa karya sastra klasik- karya yang seharusnya dibaca semasa kuliah sebagai tuntutan beberapa mata kuliah telaah sastra Beberapa rangkap sebenarnya saya pinjam dari teman berbeda kelas. Karena setiap dosen memberikan karya yang berbeda-beda. Meminjam dengan alasan untuk dibaca waktu itu, dan segera dikembalikan jika selesai. Alhasil saya baru membacanya setelah wisuda, ketika galau dan gelisah mulai merangkak. *eh. Tiga bulan bukan waktu yang sebentar dan mudah dilewati hingga sekarang- terhitung sejak 24 juni 2015. Dan banyak-banyak membaca adalah cara terbaik untuk menunjukkan ke teman-teman bahwa saya sebenarnya tidak sedang dan tidak pernah “kosong.” Sayangnya, membaca tidak berjalan bersama dengan kegiatan menulis, blog pun tidak pernah diisi. Baiklah. Setelah lebih seminggu lalu membac