Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

Tentang Cara Kita Memandang Penyair

Jangan Lelah Menghadapi Tantangan “Kompas Kampus”

Pojok koleksi majalah dan koran dalam perpustakaan pusat kampus selalu menjadi pilihan pertama tempat berlabuh bagi saya ketika bingung mau kemana. Maklum, mahasiswa semester akhir yang tidak lagi punya kuliah dan seringkali dirundung kemalasan mengurusi skripsi. Hanya satu dua orang di sana, tenang, meskipun tidak sesejuk pojok-pojok asing yang seolah-olah diratukan.
Membolak-balik koran, membaca yang menarik meski tidak sampai selesai. Ah, saya paling malas dengan kolom politik yang “busuk” itu. Membaca kadang membuat iri sebenarnya, membuat gereget ingin menulis seperti mereka dan ini itu.
Kolom Kompas Kampus salah satunya, yang memuat liputan-liputan kampus dan argumentasi mahasiswa. 
Telah berkali-kali saya mengikuti tantangan mengirim Argumentasi. Dimulai Januari 2014, Maret 2014-dua kali dan selalu gagal. Kowdong! Alhasil, kemarin (17 Februari 2015) dimuat juga. Alhamdulillah, luar biasa senang. Setelah ditolak berkali-kali tanpa ada konfirmasi.
Argumentasi itu saya kirim empat har…

Cerita-Cerita yang menemani hujan Januari - awal Februari

Karena Batu Permata - Akik

Cabbenge, Sulawesi Selatan: Pukul 14:10 - Suhu 31oC – 24 Januari 2014

Menjelang siang hingga sore hari, saya tidak betah berlama-lama di dalam rumah. Panas matahari menembus atap seng rumah panggung hingga terasa membakar kulit. Meski terdapat plafon, rasanya tak jauh beda. Dan jika kipas angin dinyalakan justru akan tercipta hembusan angin kering membuat semakin panas. Kolong rumah panggung pun menjadi alternatif sebagai tempat istirahat di siang hari- hal yang lumrah di kehidupan masyarakat bugis.
Kondisi yang jauh berbeda dengan Makassar, orang-orang justru mengeluhkan hujan di januari. Sedangkan di Soppeng dan beberapa daerah lain di sekitarnya, hujan turun hanya sesekali, gerimis pula. Para petani menengadahkan tangan, mengharap banyak segera turunnya hujan. Prediksi cuaca oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sering kali meleset. Hujan memang susah ditebak.
Siang itu, di atas balai-balai saya berbaring dan berusaha tidur - hanya sendiri. Gaduh kendaraan yang lalu…